Hakekat Terapi Lintah

Saya Tinggal Guharto pada kesempatan kali ini ingin memaparkan beberapa hal yang menjadi konteks dasar pemahaman tentang terapi lintah. Sering kali kita mendengar bahwa patalogi menjadi bahan dasar atau kajian untuk menuju pengobatan alternatif terapi lintah. Namun, terkadang apa yang sering di paparkan hampir tidak tepat pada sasaran bahkan dalam faedah terapi lintah itu sendiri.

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa patologi merupakan kajian dan diagnosis penyakit melalui pemeriksaan organ, cairan tubuh dan seluruh bagian tubuh pada pasien, namun kita tetap harus mengedepankan apa yang menjadi mekanisme dasar pada terapi lintah sebagai media yang kita gunakan dalam pengobatan itu sendiri, agar tidak terjadinya perspektif yang berbeda dalam masyarakat.

Lintah dalam hal ini yang kita gunakan sebagai mediator dalam melakukan pengobatan, adalah kapabilitas nya yang dapat menyembuhkan penyakit pada pasien dengan mekanisme mengeluarkan darah kotor dan mengencerkan darah serta memberikan zat baik ke dalam tubuh pasien, namun dengan indikasi yang diterapkan oleh para terapis kepada pasien nya.

Oleh karena itu kita sebagai pelaku pengobatan atau terapis, hendaknya lebih mengedepan kan tentang apa yang dapat kita lakukan secara nyata dalam hal pengobatan, bukan hanya mengedepankan perihal teori nya saja.

Untuk itu saya mengajak teman-teman para terapis agar fokus untuk sama-sama berinovasi menemukan solusi agar pengobatan terapi lintah ini dapat terus berkembang luas dan semakin dipercaya oleh masyarakat. Seperti yang saya kutip dari D. Clinton jarvis seorang pakar pengobatan asal Amerika mengatakan “Jauh lebih sulit untuk membuat orang sehat daripada membuat mereka sakit”.  Maka dari itu mari kita bersama – sama saling mencari dan menemukan solusi untuk masalah-masalah penyakit pada pasien.

T.Guharto

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *